4 Tips Mengajari Anak Disiplin Menjaga Kebersihan Kamar

Source via Dhgate.com

Sejak menginjak usia 4 tahun, anak mulai bisa membedakan mana yang baik dan buruk melalui bimbingan orang tua. Jiwa kemandirian anak di usia ini harus mulai ditanamkan, akan ke depannya tidak terbiasa bergantung pada orang tua. Salah satu caranya adalah dengan melatih anak untuk disiplin dalam menjaga kebersihan kamar dengan didukung pemberian sesuatu yang menyenangkannya, seperti memasang wallpaper kamar anak yang menarik bisa dilihat di Greenwall.co.id dan pilih yang cocok untuk dikamar.

Tips Melatih Anak Untuk Senantiasa Menjaga Kebersihan

Source via Hillarybemstein.com

Mendidik anak usia dini lebih sulit dibandingkan anak di atas enam tahun, hal ini disebabkan karena pada usia ini anak masih belajar dengan cara meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Oleh sebab itu diperlukan tips khusus dalam melatih anak menjaga kebersihan, bukan hanya sekadar mengajak saja, berikut tipsnya.

Baca Juga : Ini Dia Berbagai Pilihan Wallpaper Keren untuk Anak Usia SD

1. Memberi Contoh

Dengan memanfaatkan pribadi anak yang masih suka meniru dan bereksplorasi, maka langkah pertama dalam mengajarkan anak adalah dengan memberinya contoh nyata. Sebagai orang tua, memberikan contoh sekaligus akan melatih diri sendiri untuk ikut serta menjaga kebersihan bersama anak. Misalnya, membersihkan sisa plastik bahan masakan di depan anak, agar dalam jiwanya tertanam pemikiran bahwa setelah digunakan, ruangan harus dibersihkan kembali.

2. Mengajak dan Hindari Kata Larangan

Tips selanjutnya, barulah mulai melakukan ajakan lembut pada anak agar mau menjaga kebersihan kamar setelah digunakan. Sebelum mengajak, orang tua bisa menyenangkan hati anak terlebih dahulu agar hatinya dalam kondisi gembira ketika menerima ajakan untuk menjaga kebersihan. Salah satunya adalah dengan memberi wallpaper kamar anak yang disukainya.

Hindari kata larangan, karena ucapan negatif dalam bentuk larangan justru akan membuat anak melakukan sesuatu karena paksaan tanpa tahu alasannya.  Sebaliknya ubah kata larangan seperti “jangan” menjadi ajakan seperti “ayo”, dengan demikian anak lebih mengetahui mengapa ia harus menjaga kebersihan kamarnya. Sehingga tertanam kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan kamar dan terbiasa menjaganya tanpa disuruh.

3. Menyediakan Tempat Sampah di Area yang Membutuhkan

Salah satu kendala anak dalam menjaga kebersihan adalah fasilitas pendukung untuk menjaga kebersihan kamar seperti tempat sampah. Wajar jika pada akhirnya anak meletakkan mainan sembarangan, dan membiarkan sampah berserakan jika tempat sampah tidak tersedia di kamar. Letakkan tempat sampah di pintu kamar dan lengkapi dinding dekat tempat sampah dengan  wallpaper dinding kamar anak yang cerah, agar keberadaan tempat sampah bisa terlihat jelas di sana.

4. Memberikan Motivasi Pendukung yang Menarik

Salah satu motivasi pendukung yang bisa membuat anak bersemangat untuk menjaga kebersihan adalah dengan menggunakan wallpaper dinding kamar anak. Tentunya wallpaper tersebut dilengkapi dengan gambar seorang tokoh kartun menjaga kebersihan, atau tulisan  jagalah kebersihan.

Dengan beberapa tips ini, maka anak akan mudah belajar disiplin dalam menjaga kebersihan kamarnya, tanpa menunggu perintah. Selain anak, orang tua juga bisa ikut belajar bersama anak untuk disiplin menjaga kebersihan dengan memberikan contoh yang baik. Didukung dengan adanya pengingat menarik yang tertulis pada wallpaper kamar anak yang tidak hanya mengingatkan anak, namun juga orang tuanya.