Mudahnya Mengolah Larutan Epoxy Lantai dengan Langkah Praktis Ini

Lantai epoxy mempunyai tampilan yang sangat menggugah pandangan mata. Kerapian dan kehalusan objek sangat sangat terlihat. Hal ini tentu bukan tanpa sebab. Dengan teknik pengerjaan khusus, didukung bahan berkualitas. Semakin membuat kesempurnaan hasil lantai yang tampakn oleh mata. Bahan apa saja sebenarnya yang mampu membuat lantai tampil memukau seperti itu?

 Mengolah Larutan Epoxy Lantai

Jika menilik lebih jauh lagi, epoxy lantai menggunakan kombinasi resin ditambah dengan bahan lainnya. Dalam proses pencampuran bahan-bahan tersebut menggunakan suatu takaran tertentu.Takaran setiap bahan dikondisikan dengan ruang yang akan dilakukan epoxy. Jadi tidak asal diaduk, dicampur, diaplikasikan, selesai. Tidaklah demikian, butuh proses penyesuaian dari tiap bahannya.

3 Langkah Mudah Melakukan Pengolahan Larutan Epoxy

Lantai epoxy memberikan hasil dengan nilai estetika tinggi, serta ketahanan yang kuat terhadap berbagai gesekan, benturan, maupun beban. Kesemua kelebihan ini tidak begitu saja diperoleh. Pencampuran bahan yang sempurna sampai pengaplikasiannya butuh proses tidak sebentar. Bahkan butuh waktu sampai satu bulan untuk mendapatkan hasil maksimal.

Lalu seperti apa langkah pasti dalam penggunaan larutan epoxy? Berikut ini penjelasannya:

1. Pencampuran Epoxy

Ketika hendak melakukan pekerjaan dengan larutan untuk epoxy lantai. Sebaiknya Anda harus memperhatikan keselamatan. Gunakanlah sarung tangan, kacamata, jika ada ikutkan pula respirator. Hal ini perlu dilakukan karena bahan epoxy mengandung zat-zat yang mampu membuat iritasi mata dan kulit.

Setelah alat untuk menjaga keselamatan diri terkumpuk dan terpakai. Maka Anda bisa lakukan pencampuran  bahan-bahan epoxy sesuai takaran. Untuk ukuran takarannya Anda bisa melihat pada kemasannya. Ukuran ini penting, mengingat lantai epoxy dibuat dengan maksud berbeda-beda.

Langkah awalnya siapkan wadah khusus untuk mencampur resin dengan pengerasnya. Campur kedua bahan ini sampai tercampur sempurna. Jika sudah dilakukan pencampuran. Aduk rata semua bahan tadi perlahan. Ketika melakukan pengadukan ada waktu yang diberikan. Selama dua menit saja pengadukannya. Supaya tidak mengeras.

2. Menyiapkan Permukaan

Ketika hendak mengaplikasikan, segera persiapkan berbagai hal yang behubungan dengan permukaan. Permukaan ini harus dipastikan dalam keadaan bersih total. Jangan sampai tidak bersih, hal ini bisa berakibat fatal untuk perekatan larutannya.

Baca juga: TABRAK GAYA DENGAN DESAIN INTERIOR POST-MODERN ALA ANAK MILENIALS

Sesungguhnya epoxy bekerja dengan mengutamakan adhesi. Ketika permukaan tidak kering dengan sempurna, bahan untuk epoxy tidak akan melekat sesuai keinginan ketika diaplikasikan. Aseton bisa dipakai untuk memastikan permukaan untuk campuran larutan benar-benar bersih dan juga kering. Petunjuk pemakaian harus diperhatikan, mengingat permukaan tersusun dari bahan yang berbeda, seperti logam, kayu dan lain-lain.

3. Perekataan Permukaan

Ketika akan memastikan bahan tepat digunakan untuk permukaan. Maka bahan harus menunjukkan kering yang sempurna. Jika sudah terbukti demikian, segera pakai sikat kaku, atau bisa juga memakai tongkat untuk mengaplikasikan resin atau bahan pengeras. Campuran tersebut dioleskan pada dua permukaan yang telah siap. Permukaan yang telah dioles campuran epoxy dapat dilakukan pengamanan menggunakan klem.

Ketiga cara tersebut cukup mudah diterapkan. Dengan mengikuti aturan pemakaian. Petunjuk takaran sesuai kebutuhan dari bangunan, sangat perlu diperhatikan dengan seksama. Karena ini terkait dengan kemampuan bahan, supaya pelekatan sempurna terbentuk.

Jika Anda khawatir salah ketika mengaplikasikan bahan. Anda bisa segera menggunakan jasa epoxy untuk memperoleh campuran larutan epoxy yang tepat. Karena mereka sudah terbiasa melakukannya. Secara otomatis hasil tidak akan mengecewakan. Sesuai standart dan harapan. Kalau dilakukan secara mandiri, terkadang menimbulkan salah pencampuran dan pengadukannya.